Intisari Berita: Media Asing Membahas Keindahan Alam Kazakhstan, Tarif Trump, Pengelolaan Air, dan Lainnya

trump

The New York Times menerbitkan sebuah artikel pada tanggal 11 Juli yang membahas ancaman tarif tak terduga dari pemerintahan Trump terhadap Kazakhstan, sebuah negara dengan hubungan perdagangan AS yang minimal, menyoroti potensi ketegangan pada hubungan bilateral dan dilema strategis yang dihadapi Kazakhstan saat menyeimbangkan kepentingan ekonomi antara AS, China, dan Rusia.

” Kazakhstan merupakan pusat potensial bagi mineral-mineral penting dan logam tanah jarang yang esensial dalam pembuatan kendaraan listrik dan produk-produk mutakhir lainnya. Pasokan dunia untuk material-material ini, yang sangat dibutuhkan Amerika Serikat, didominasi oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok,” demikian bunyi artikel tersebut. 

Kazakhstan berinvestasi untuk mengatasi krisis air di Asia Tengah 

Perubahan iklim mempercepat penyusutan gletser, dan pertanian yang membutuhkan banyak air mendominasi. Kazakhstan berinvestasi dalam 42 waduk baru dan merombak 14.000 kilometer saluran irigasi, lapor Euractiv pada 14 Juli.

Kazakhstan, negara dengan luas daratan terbesar di kawasan ini dan pemain hilir utama, telah bergerak ke garis depan upaya untuk mengatasi meningkatnya tekanan lingkungan dan geopolitik.

Lebih dari 44% air sungai Kazakhstan berasal dari luar perbatasannya, mengalir dari negara tetangga di hulu seperti China, Republik Kirgistan, dan Tajikistan.

Dengan perubahan iklim yang mempercepat penyusutan gletser di pegunungan Tian Shan dan Altai, serta pertanian yang membutuhkan banyak air masih dominan, negara tersebut menghadapi tantangan yang rumit dalam menyeimbangkan kebutuhan dalam negeri dengan hubungan lintas batas yang rapuh, catat artikel tersebut.

Grand Canyon Kazakh dan gua-gua suci – jelajahi keindahan alam Mangystau

Euronews menerbitkan sebuah artikel pada tanggal 9 Juli, menjelajahi wilayah Mangystau di Kazakhstan, rumah bagi lanskap seperti Mars, gua-gua suci, tebing berbentuk seperti gelombang beku, dan rute kuno Jalur Sutra Besar.

Mangystau adalah wilayah yang dikenal karena kekuatan industrinya, cadangan minyak dan gas yang melimpah, serta posisi strategisnya di Laut Kaspia. Namun, wilayah ini menyimpan jauh lebih banyak daripada yang tersirat dalam identitas industrinya.

Kini, wilayah ini melanjutkan tradisi perdagangan timur-barat yang telah berlangsung selama berabad-abad. Sebagai bagian dari Koridor Transportasi Trans-Kaspia, wilayah ini memainkan peran kunci dalam Jalur Sutra Maritim modern, sekaligus menawarkan beberapa pemandangan alam paling terpencil dan tak tersentuh di Asia Tengah.

Di jantungnya terdapat Bozjyra – ngarai yang diselimuti fosil dan terbentuk oleh Samudra Tethys yang telah lama menghilang. Puncak-puncak batu kapurnya yang bergerigi telah menjadi simbol keindahan dramatis kawasan ini. Di dekatnya berdiri Beket Ata, sebuah masjid bawah tanah abad ke-18 yang dipahat langsung ke dalam batu. “Sebagai salah satu situs ziarah terpenting di Kazakhstan, tempat ini menarik pengunjung dari seluruh Asia Tengah,” demikian bunyi artikel tersebut.

Jembatan energi baru: Azerbaijan, Uzbekistan, dan Kazakhstan bersatu untuk Koridor Hijau menuju Eropa

Dalam upaya untuk membentuk kembali lanskap energi regional dan mendekatkan Asia Tengah dengan Eropa, ketiga negara telah meluncurkan usaha patungan, yang berupaya mengembangkan koridor energi hijau lintas benua baru, demikian laporan Euronews pada tanggal 15 Juli.

Terdaftar secara resmi di Baku, Persatuan Koridor Hijau akan mengoordinasikan upaya untuk mengekspor kelebihan listrik terbarukan dari Asia Tengah ke Eropa melalui infrastruktur transmisi tegangan tinggi.

Lebih dari sekadar kemitraan strategis, inisiatif ini menandakan pergeseran geopolitik dan ekonomi menuju kerja sama antarwilayah, keberlanjutan, dan diversifikasi energi – tema yang menjadi agenda utama bagi lembaga dan pasar Eropa yang semakin beralih ke alternatif yang lebih bersih.

Volume angkutan umum di Koridor Tengah Trans-Kaspia melonjak enam kali lipat dalam lima tahun

Volume transit di sepanjang Rute Transportasi Internasional Trans-Kaspia, juga dikenal sebagai Koridor Tengah, telah meningkat enam kali lipat selama lima tahun terakhir, menandai perubahan dramatis dalam dinamika perdagangan regional, menurut Perdana Menteri Kazakhstan Olzhas Bektenov, Azernews melaporkan pada 16 Juli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *